Dari Desa Kaget Makan

0 komentar
Ada seorang anak yang pada saat itu berkuliah di salah satu universitas di daerah yogyakarta. Dia mahasiswa baru yang masuk tepat saat penerimaan mahasiswa baru di universitas yang di daftarnya. Dia datang dari kampung, tepatnya di daerah terpencil di suatu daerah di luar pulau jawa.

Saat ujian semester I usai, dia didatangi oleh bapaknya yang datang jauh2 dari desa untuk menjenguk anaknya. Hampir 3 hari ayahnya di kota, sang anak mengajak ayahnya untuk berjalan2 melihat indahnya kota tersebut. Mereka pergi ketempat rekreasi, shoping dll.
Tepat jam 12 siang, sang anak merasa lapar dan segera mengajak ayahnya ke restoran untuk mengisi perut yang mulai keroncongan. Maklum ayahnya dari desa, belum tahu tempat makan yang lezat untuk menyantap hidangan yang belum pernah dirasakan oleh ayahnya.

Saat masuk kerestoran ternama dan memesan hidangan makan siang, pramusaji membawah tempat cuci tangan yang terisi air beserta daun kemangi untuk menghilangkan bau pada tangan. Tanpa berfikir panjang, sang ayah langsung meminum air tersebut dan memakan daun kemanginya. Anaknya kaget dan berkata: ''pak...itu bukan minuman'' lanjut ''kalau bapak tidak tahu, lihat aku saja biar jangan salah makan''. Sang ayah pun mengikuti semua perkataan anaknya.

Saat hidangan di keluarkan oleh pramusaji, sang ayah cuma bisa meniru cara makan anaknya. Anaknya memakan nasi dan sayur, itupun di tiru sama ayahnya sampai semua makanan habiz di santap. anaknya pun mengambil tusuk gigi untuk membersihkan sisa makanan yang ada pada cela gigi, begitupun sang ayah.

Sesudah makan, mereka pun beranjak pulang. Sesampainya mereka di wisma, sang anak bertanya kepada ayahnya:

Anak: ''Pak...tadi makanannya enak gak...??''

Ayah: ''Seumur-umur nak, bapak baru kali ini rasakan makanan yang selezat ini''.

Anak: ''Nah justru itu pak...aku ajak bapak kerestoran yang mahal''.

Ayah: ''Iya nak...semua makanannya enak bangat, tapi yang terakhir itu gak enak sama sekali''.

Anak: ''Yang mana yang gak enak pak...?''

Ayah: ''Tuh yang terakhir kamu masukin kedalam mulut...''

Anak: ''Maksud bapak yang kayak lidi terus ujung-ujungnya tajam...??''

Ayah: ''Iya...''

Anak: ''Ya Tuhan...itu sih bukan makanan pak, itu kan cuma lidi untuk bersihin cela gigi''

Ayah: ''Kan tadi kamu bilang ikutin semua cara kamu...bapak kira tuh di makan. Pantas aja rasanya kayak bambu...sudah keras, tajam-tajam pula''

wakakakakaka....!!!! Deso2....